Detik-detik Pertikaian Hebat Son dan Lloris Tottenham Hotspur Pecah

Posted on

Detik-detik Pertikaian Hebat Son dan Lloris Tottenham Hotspur Pecah – Apa pun yang terjadi. Proses apa pun bagi terciptanya suatu kemenangan atau gol dalam suatu laga sepakbola, tetaplah itu suatu gol atau kemenangan. Menjamu Everton di pekan ke 34 Liga Inggris, Selasa (7/7/2020) dinihari WIB, di Tottenham Hotspur Stadium, tuan rumah memetik kemenangan tipis 1-0 atas Everton.

Detik-detik Pertikaian Hebat Son dan Lloris Tottenham Hotspur Pecah

Detik-detik Pertikaian Hebat Son dan Lloris Tottenham Hotspur Pecah

Gol satu-satunya di laga itu merupakan gol bunuh diri yang terjadi di menit ke 24 oleh Michael Keane. Ketika pemain Hotspur, Giovani Lo Celso, melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, bola membentur badan Michael Keane sehingga bola berbelok arah dan masuk ke dalam gawang, tanpa kiper Everton Jordan Pickford mampu mengantisipasi arah bola.Tottenham Hotspur memang kerap disebut-sebut sebagai tim yang sering menciptakan drama sebelumnya.

Dalam Laga Di Atas Drama Satu Lagi Tercipta

Kiper Hugo Lloris dan Son Heung-Min terlibat aksi saling dorong di antara keduanya. Pertikaian yang terjadi di saat turun minum di jeda babak pertama itu nyaris terjadi baku hantam antara Lloris dan Son, jika saja tidak segera dilerai oleh Moussa Sissoko, Ben Davis, dan Giovani Lo Celso. Insiden ini terjadi ketika para pemain sedang berjalan menuju ke ruang ganti.

Pertikaian dimulai ketika Lloris tersulut emosi dan marah kepada pemain asal Korea Selatan itu. Lloris menganggap Son tidak ikut membantu pertahanan. Son dianggap tidak menghalangi penyerang Everton Richarlison. Sehingga Richarlison dengan bebas membuat peluang dan melepaskan tembakan yang mengancam gawang Hotspur. Jangan salahkan pemain, salahkan saya,” kata pelatih Hotspur Jose Mourinho kepada Sky Sports, mengomentari insiden tersebut.

Namun setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, dan skor 1-0 tetap bertahan menjadi milik Hotspur, kedua pemain yang bertikai itu, Son dan Lloris berdamai kembali. Mereka saling berpelukan di akhir laga. Tim berjuluk The Lily Whites ini tercatat sebagai tim yang pemainnya keluyuran dan banyak melanggar aturan lockdown virus Covid-19.

Ketika Lily Whites dipastikan tersingkir dari Piala FA bulan Maret lalu dari Norwich, salah seorang suporter Hotspur mengeluarkan kata-kata ejekan yang ditujukan kepada Eric Dier. Tak tahan diejek seperti itu, usai laga Eric Dier mendekati tribun dan mengejar suporter yang mengejeknya itu. Untunglah saat itu para petugas keamanan berhasil menenangkan Dier yang penuh emosi.

Mourinho sempat viral dalam tayangan video

Ketika timnya menang 2-0 atas Manchester City bulan Pebruari lalu. Mourinho mencak-mencak karena wasit tidak memberikan kartu kuning kepada Raheem Sterling yang jelas-jelas melakukan diving. Drama yang lain, Hotspur tersingkir di Piala Liga dan Piala FA, justru dari tim-tim lemah. Hotspur langsung tersingkir di Piala Liga di babak ketiga oleh tim divisi dua, Colchester United, dengan skor 3-4 lewat adu penalti.

Di Piala FA, Hotspur juga tersingkir di babak kelima dari tim sekelas Norwich City. Keok adu penalti 2-3. Di Liga Champions musim ini, hal yang tidak terduga terjadi. Hotspur dibantai Bayern Munchen dengan skor telak 2-7 di babak grup. Hotspur saat itu masih dilatih Mauricio Pochettino. Padahal Hotspur merupakan runner-up Liga Champions musim lalu, di bawah Liverpool.

Sang pelatih Mauricio Pochettino yang asal Argentina itu pun secara tragis akhirnya dipecat Hotspur pada 19 Nopember 2019. Tayangan pemecatan Pocchettino itu sangat mengerikan. Amazon memiliki rekaman videonya, dimana terlihat Pocchettino langsung diusir dari ruang ganti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *