Dua Tiket Liga Champions UEFA Tersisa di Premier League Milik Siapa

Posted on

Dua Tiket Liga Champions UEFA Tersisa di Premier League Milik Siapa – Berdasarkan kualitas tim-tim dan kompetisi Premier League, UEFA memberi jatah 4 (empat) tim kepada Inggris untuk peserta Liga Champions UEFA. Saat ini dua tiket sudah menjadi milik The Reds Liverpool sebagai juara Premier League dan The Citizen Manchester City sebagai runners-up Premier League. Berarti tinggal ada dua tiket lagi yang tersisa untuk Liga Champions UEFA.

Dua Tiket Liga Champions UEFA Tersisa di Premier League Milik Siapa

Dua Tiket Liga Champions UEFA Tersisa di Premier League Milik Siapa

Melihat klasemen sementara saat ini, secara matematis ada enam tim yang masih mungkin mendapatkan dua tiket tersisa. Secara berurutan berdasarkan posisi di klasemen saat ini, ada Chelsea, Leicester City, Manchester United, Wolves, Sheffield United, dan Tottenham Hotspur. Diantara keenam tim tersebut, sepertinya Chelsea paling layak mendapatkan satu tiket. Sebab Chelsea saat ini sudah mendulang sebanyak 63 poin. Sementara tim lain baru memperoleh 52-59 poin saja.

Agar bisa lolos dengan aman, tidak bisa tidak Chelsea memang harus memenangkan dua pertandingan sisa. Masalahnya tim yang akan dihadapi Chelsea dalam pertandingan terakhir adalah sang jawara Premier League Liverpool (23/7) dan tim saingan sesama pemburu tiket Liga Champions, Wolves (26/7). Menghadapi Wolves, Chelsea mungkin tidak akan terlalu kesulitan. Tetapi menghadapi sang jawara Premier League Liverpool, Chelsea mungkin harus lebih memutar otak dan memeras keringat.

Apalagi dalam pertandingan nanti Chelsea bertindak sebagai tim tamu. Sewaktu bertindak sebagai tuan rumah pada pertemuan pertama saja, Chelsea kalah 1-2 dari Liverpool. Kita asumsikan Chelsea kalah lawan Liverpool. Tetapi menang dalam pertandingan terakhir melawan Wolves. Berarti poin maksimal yang diperoleh Chelsea sebanyak 66 poin. Tim berikutnya yang ada persis di bawah Chelsea adalah Leicester City. Saat ini Leicester City baru memperoleh poin sebanyak 59.

Hanya saja Leicester City masih memilki tiga pertandingan sisa. Artinya Leicester City berpeluang menambah poin maksimal 9. Hanya saja tim yang akan dihadapi Leicester City dalam pertandingan sisa itu adalah tim saingan sesama pemburu tiket Liga Champions, yakni Sheffield United (17/7), Tottenham Hotspur (19/7), dan terakhir Si “Setan Merah” Manchester United (26/7). Cukup berat. Dalam pertemua pertama, Leicester City-Sheffield United menang 2-1, Leicester City- Tottenham Hotspur menang 2-1, dan Leicester City-Manchester United kalah 0-1.

Cukup Realistis Jika Leicester City Diasumsikan Menang Kembali Kala Menghadapi Sheffield United Dan Tottenham Hotspur

Sementara kala menghadapi Manchester United meraih poin 1 alias seri. Kalau asumsi itu benar, berarti Leicester City mendapat tambahan 7 poin. Jumlah akhir poin Leicester City menjadi 66 poin, sama dengan Chelsea. Kemudian Manchester United. Sama seperti Leicester City, Manchester United juga masih memiliki tiga pertandingan sisa. Manchester United akan menghadapi Crystal Palace (17/7), West Ham United (23/7), dan terakhir Leicester City (26/7).

Crystal Palace dan West Ham United mungkin bukan lawan yang berat bagi Manchester United. Apalagi saat ini Si “Setan Merah” sedang on fire. Sehingga kemungkinan besar Manchester United akan mampu mengatasi Crystal Palace dan West Ham United. Sedangkan dalam pertandingan terakhir melawan Leicester City, sebutlah Manchester United bermain seri. Berarti poin maksimal yang bisa diperoleh Manchester United adalah 7. Artinya perolehan poin akhir Manchester United sebanyak 66 poin, sama dengan Chelsea dan Leicester City.

Sementara Wolves, Sheffield United, dan Tottenham Hotspur, walau pun ketiganya masih mungkin mengejar poin Chelsea, Leicester Ciity, dan Manchester United, tapi peluangnya sangat kecil. Selain ketiga tim itu harus selalu menang dalam tiga pertandingan sisa, juga harus dibarengi dengan kekalahan Chelsea, Leicester Ciity, dan Manchester United dalam pertandingan sisa mereka.

Mengasumsikan Chelsea, Leicester Ciity, dan Manchester United kalah 100 persen dalam pertandingan sisa mereka mungkin sebuah ilusi, hal yang agak musykil. Ketiga tim itu tentu akan mengeluarkan segenap potensi untuk selalu memenangi setiap pertandingan sisa mereka dan akan “mengharamkan” kekalahan bagi diri mereka.

Dengan demikian, jika asumsi atau prediksi di atas berjalan dengan mulus, maka dua tiket tersisa Liga Champions UEFA akan dperebutkan oleh tiga tim saja. Yaitu Chelsea, Leicester City, dan Mancehester United. Perebutan tiket yang sesungguhnya akan terjadi antara Leicester City dan Manchester United. Sebab kedua tim terlibat bentrok dalam pertandingan terakhir mereka. Pertandingan antara Leicester City versus Manchester United mungkin bisa disebut “final” perebutan tiket Liga Champions UEFA.

Premier League dipastikan akan sangat seru dan menarik

Kedua tim harus berjibaku “saling bunuh” untuk bisa meraih satu tiket ke Liga Champions UEFA. Kalau Leicester City menang melawan Mancehester United, maka kemungkinan Leicester City lah yang akan mendapatkan tiket itu. Sebaliknya, jika Mancehester United yang keluar sebagai pemenang, maka Mancehester United yang akan mendapatkan tiket itu.

Dengan demikian, semua sisa pertandingan. Tim-tim yang masih berpeluang mendapatkan tiket Liga Champions UEFA akan berjuang dengan keras agar mereka bisa mendapatkan satu dari dua tiket yang tersisa. Bisa bermain di Liga Champions UEFA adalah prestise tersendiri bagi tim manapun. Oleh karena itu sangat wajar dan pantas jika setiap tim berupaya untuk bisa tampil di Liga Champions UEFA.

Para pemain, pelatih, bahkan pemilik klub akan merasa bangga jika bisa tampil di Liga Champions UEFA. Secara finansial hal itu juga akan menguntungkan. Sebab tim yang tampil di Liga Champions UEFA akan dibayar oleh UEFA dalam setiap mereka tampil. Selain itu ada lagi pemasukan lain bagi tim yang tampil di Liga Champions UEFA.

Pemasukan itu didapat dari koefisien ranking tim di Eropa dan hak siar. Dalam hal ini setiap tim tentu akan mendapatkan nominal yangberbeda-beda. Dengan demikian tidak mengherankan jika setiap tim ingin tampil di Liga Champions UEFA. Sebab selain prestise dan prestasi, juga akan ada hal lain yang didapatkan berupa hadiah uang yang jumlahnya tidak sedikit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *